“Stop Pelecehan Seksual”, Kata Para Buruh Perempuan

Saya pikir persoalan pelecehan seksual di pabrik-pabrik sudah teratasi semenjak menjalarnya serikat-serikat buruh di Indonesia. Saya juga sempat berpikir bahwa survei-survei dari berbagai lembaga yang jumlahnya seabrek itu ada tindak lanjut entah berupa bantuan kepada korban atau memfasilitasi kelompok buruh perempuan dalam upaya mendapatkan kenyamanan dan keamanan dalam bekerja. SHIT! Ternyata saya salah. Saya mimpi.…Read more “Stop Pelecehan Seksual”, Kata Para Buruh Perempuan

Iklan

Arin Akil Balik

Arin sudah akil balik. Walau terlambat dibanding teman yang lain, ia akhirnya menstruasi juga. Semua memberikan selamat padanya, seolah Arin memang menginginkannya. Bahkan ibunya sangat bersyukur ketika Arin pada akhirnya mendapatkan menstruasi pertamanya ketika SMA kelas 1 menjelang kenaikan kelas. Bayangkan, ibunya sampai membuat atensi wujud syukur yang diserahkan kepada pastur untuk kemudian dibacakan ketika…Read more Arin Akil Balik

Toleransi Intoleransi di Media

Sekedar melontarkan pemikiran. Media, memang punya pengaruh besar bagi masyarakat Indonesia raya merdeka merdeka, hiduplah Indonesia raya. Apalagi beberapa tahun belakangan ini, melihat maraknya praksis intoleransi yang berserakan macam jemuran mpok Inah yang tertiup angin buson. Diperparah jemuran eh intoleransi ini dilengketkan dengan yang namanya hoax, ujaran kebencian dan sejenisnya. Ibarat tissue yang dipakai buat…Read more Toleransi Intoleransi di Media

Indekost Gang Sempit di Gejayan

Sejak 2010 ketimpangan di gang-gang sempit di sekitar gejayan benar-benar terasa. 2010-2012 saya sempat indekost di salah satu gang di sekitar Gejayan. Weits, jangan salah kost bernama "My H*me ini adalah kost eksklusif seharga 1.500.000/bulan. Bangunannya cukup untuk membuat orang-orang sekitar merasa terintimidasi. Ketambahan, pemilik indekos bukanlah orang Jogja asli. Dulu, sering sekali anak-anak kost…Read more Indekost Gang Sempit di Gejayan

Sang Guru

(Karangan sendiri terinspirasi dari kisah Mahabarata. Sebuah refleksi tentang hubungan guru dan murid).   Guru Drona, pendidik para Pandawa dan Kurawa, sering terlambat memulai pelajaran. Hari ini, para Kurawa dan Pandawa berencana menentang sikap sang guru. Saat, sang guru Drona datang, Yudistira, dengan cerdik menyapa gurunya: "Selamat pagi yang terik wahai guruku, kami telah menantimu…Read more Sang Guru

Perempuan Jepang di Mata Basuki: Dari Yakusa sampai Prostitusi

Kita nggak bisa mungkirin perempuan Jepang menarik dengan segala keunikan dan kekhasannya. Saat sekolah di Sanata Dharma, saya sempat menjumpai beberapa teman asal Jepang ¬†yang tertarik belajar budaya Indonesia. Saya terheran-heran, padahal kan budaya mereka itu sangat beraneka ragam dan jarang yang import dari luar negeri. Bahkan tradisi lama dan budaya baru pop bisa banget…Read more Perempuan Jepang di Mata Basuki: Dari Yakusa sampai Prostitusi

Litani Anak Negeri

Kepada yang di apartment menjulang, bertempat tidur springbed, dengan ac dan bedcover...kasihanilah kami. Kepada yang di kantor-kantor pemerintah, berseragam coklat pupus, dengan tunjangan istimewa...kasihanilah kami. Kepada pengacara-pengacara selebriti dan tersangka korupsi, kemana-mana membawa Mercy...kasihanilah kami. Kepada yang terhormat dewan wakil rakyat, dengan toilet canggih, tempat tidur di ruang kerja, sekertaris cantik garda depan. Yang sering…Read more Litani Anak Negeri